ASTHAGATRA- Pentas seni Drama Kolosal “HET KAJORAN VRAAGTUK 1667”, di sela-sela upacara penutupan TMMD Reguler ke-96 Kodim 0723/Klaten, benar-benar memukau hadirin tamu undangan yang hadir di upacara penutupan TMMD Reguler ke-96 Kodim 07623/Klaten. Cukup bisa dimaklumi, persiapan cukup matang dilakukan untuk mementaskan drama kolosal yang bekerja sama dengan sanggar Omah Wayang Klaten itu dilakukan sekitar 1 bulan lebih. Menurut Danramil Kemalang, Kapten Inf. Jatimko, Pertunjukan karya seni tersebut merupakan salah satu media untuk menyampaikan pesan sekaligus mengangkat sejarah Kajoran yang berlatar belakang tahun 1667. Dimana waktu itu , masa pemerintahan Amangkurat Agung, menggambarkan kesaktian dan Janji kesaktian Wirananggala dan penembahan Rama di Kajoran terhadap Mataram. Kedua tokoh itu menolak adanya campur tangan VOC dalam pemerintah. Hingga akhirnya Wiramenggala dihukum tembak meriam dengan peluru kencana. Hanya saja berkat kesaktianya, hukuman tembak terhadap Wiramenggala tidak mempan. (widi)
Majalah Asthagatra
Bersama Rakyat Membangun Bangsa
Letkol Inf Bayu Jagad, S.IP Dandim 0723/Klaten
Selamat dari Tsunami Berkat Loncat Pagar Kawat Berduri
Hj. Sri Hartini, SE Bupati Klaten
TMMD Reguler Ke – 96 TA. 2016 Oleh Kodim 0723/Klaten Sangat Membantu Percepatan Pembangunan di Klaten
Rabu, 01 Juni 2016
Sejumlah Pagelaran Mewarnai Penutupan TMMD Kodim Klaten
KLATEN - Ini sejumlah helatan gelaran acara tambahan di upacara penutupa TMMD Kodim 0723/Klaten di Desa Panggang, Kecamatan Kemalang. Dimana, semua acara tambahan tersebut cukup diminati oleh hadirin dan pengunjung yang ada. Untuk acara pagelaran seni pokok adalah pentas sosio drama dengan mengambil tema penggambaran sejarah Kaupaten Klaten. Dimana dalam pentas ini dimainkan oleh para mahasiswa STSI dan juga dari anggota Kodim 0723/Klaten. Selain itu juga digelar pengobatan gratis, pasar murah, servis gratis, pameran dari BPBD Kabupaten Klaten, pembagian sembako kepada warga masyarakat. Tampak sejumlah warga desa panggang memanfaatkan stand yang digelar di upacara penutupan TMMD Reguler Kodim Klaten tersebut. (pendim 0721/Klaten)
Penutupan TMMD Semua Program Fisik dan Non Fisik Selesai
ASTHAGATRA- Danrem 074 /Warastratama Kolonel Inf Maruli Simanjuntak secara resmi menutup pelaksanaan TMMD Regler ke-96 K Kodim 0723/Klaten, Rabu (1/06/2016). Peaksaaan upacara penutupan yang digelar di lapangan Desa Panggang, Kecamatan Kemalang itu, berjalan tertib dan penuh khidmad. Dandim 0723/Klaten, Letkol Inf Bayu Jagat menyatakan lega, sehubungan semua program fisik dan non fisik komandonya bisa selesai 100 persen. ‘’Kami cukup lega, terimakasih kepada warga yang total mendukung program TMMD, sehingga semua program baik fisik maupun non fisik bisa rampung semua,’’ tandasnya ketika ditemui seusai upacara penutupan TMMD.
Dandim menjelaskan, di TMMD yang dilalksanakan mulai 3 Mei hingga 1 Juni 2016 itu, dengan sasaran Desa Panggang, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten ada sejumlah program fisik. Diantaranya, Betonisasi jalan, jambanisasi, rehab RTLH dan renovasi masjid. ‘’Alhamdulillah semua bisa selesai 100 persen. Bahkan sempat ada proyek tambahan, yakni betonisasi jalan dan pembuatan gorong-gorong,’’ ungkapnya. (widi)
Dandim menjelaskan, di TMMD yang dilalksanakan mulai 3 Mei hingga 1 Juni 2016 itu, dengan sasaran Desa Panggang, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten ada sejumlah program fisik. Diantaranya, Betonisasi jalan, jambanisasi, rehab RTLH dan renovasi masjid. ‘’Alhamdulillah semua bisa selesai 100 persen. Bahkan sempat ada proyek tambahan, yakni betonisasi jalan dan pembuatan gorong-gorong,’’ ungkapnya. (widi)
Danrem 074 /Warastratama Meninjau Proyek Fisik TMMD Kodim Klaten
KLATEN - Seusai menutup TMMD Reguler ke-96 Kodim 0723/Klaten, Danrem 074 /Wrt, Kolonel Inf Maruli Simanjuntak, menyempatkan diri untuk meninjau sejumlah proyek fisik yang dikerjakan oleh TNI bersama warga melalui program TMMD Reguler 96 Kodim 0723/Klaten. Salah satunya proyek fisik utama di TMMD Kodim Klaten tidak luput dari kunjungan ora nomor satu di jajaran Korem 074/Warastrama tesebut. Dan dia menyatakan cukup bangga, menyusul di titik kegiatan fisik betonisasi jalan itu ada over prestasi. Sebagaimana diketahui, untuk proyek betonisasi jalan di TMMD Kodim Klaten, sudah lama dinanti oleh para punggawa desa setempat bersama warganya. Karena dengan selesainya pembangunan jalan beton itu, akan bisa megurai jalur evakuasi baru jika sewaktu-waktu terjadi erupsi Gunung Merapi. (Widi)
Danrem 074/WRT Memuji Prestasi Proyek Fisik TMMD Kodim Klaten
Produk Unggulan Kemalang Dikunjungi Oleh Banyak Tamu Undangan
KLATEN - Dari sejumlah aneka ragam produk unggulan Desa Panggang, Kecamatan Kemalang yang dipamerkan di upacara penutupan TMMD Reguler ke-96 Kodim Klaten, salah satunya adalah ;madub Lereng Merapi yang cukup banyak diminati oleh tamu undangan, Hal itu, disebabkan, selain dijamin keasliannya madu tersebut, juga diyakini banyak mengandung khasiat, diantaranya menjaga kebugaran tubuh kita, ‘’ini madu lereng merapi dijamin kealisannya sehingga mengandung banyak khasiat,’’ ungkap Ny. Sri Anjani, penjaga stand produk unggulan madu lereng merapi tersebut. Melihat promo yang begitu menjanjikan, sejumlah anggota kepolisian Polres Klaten yang hadir di cara upcara penutupan TMMD tersebut, akhirnya tidak mau ketinggalan ikut membeli juga madu lereng merapi itu. Selain harga lebih murah dan memang yang bersangkutan sering mengkonsumsi madu lereng merapi. Seperti yang dilakukan oleh Kompol Ruslan (Kabag Perencanaan Polres Klaten), juga menyempat diri untuk mengunjungi stand produk unggulan, Kecamatan Kemalang bersama dengan Kapolsek Manisrenggo, AKP Kanang Asiyanto.(widi)
Stand Gula pasir Dikerubungi Warga di Bazar TMMD Kodim Klaten
KLATEN - Dari sejumlah stand bazar yang digelar pada penutupan TMMD Reguler ke-96 Kodim 0723/Klaten, stand gulalah yang paling banyak mendapat serbuan dari warga dan tamu yang hadir. Sementara untuk stand lainnya juga banyak dikunjungi warga, namun tidak sebanyak di stand gula pasir. Stand gula pasir yang digerlar oleh Disperindag Provinsi Jateng terebut benar-benar dibuat kewalahan oleh warga pengunjung. "Disini murah pak gulanya hanya 12.000/kg sedang kalau diluar mencapai 15.000 sampai 16.000, ungkap Ny . Kokom, salah seorang warga yang tengah antri untuk beli gula. Danrem 074 /Warastratama/ Kolonel Inf. Maruli Simanjuntak , menyatakan terharu dan bangga melihat antrian warga dari Desa Panggang untuk beli gula tersebut. Bahkan di kesempatan itu Danrem memborong sejumlah paket dan di bagikan ke ibu-ibu warga Desa Panggang, sebagian kepada ibu-ibu Persit.(widi)












