Minggu, 12 Juni 2016

TMMD Kodim Klaten Berhasil Membangun Jalan Beton Sepanjang 1.596 Meter

KLATEN -- Warga Desa Panggang Kecamatan Kemalang Kabupaten Klaten terus menuai manfaat dari pelaksanaan TMMD Reguler ke-96 Kodim 0723/Klaten.
Di sejumlah kehidupan sehari-hari, mereka merasakan perubahan yang signifikan pasca pelaksanaan TMMD reguler ke- 96 Kodim Klaten tersebut.
‘’Di berbagai kesempatan, banyak warga kami sering bertutur sekaligus berharap, kapan ada TMMD lagi dari Kodim Klaten ? Lucu memang kedengarannya. Tetapi itulah kepolosan warga sebagai ungkapan apa yang dirasakan saat ini setelah digelar TMMD di desa kami,’’ kata Kades Panggang, Nandang Nuryanto, Sabtu (11/6).
Diketahui, banyak hal yang telah dilakukan di program TMMD Kodim Klaten, dimana melibatkan anggota TNI sebanyak 110 orang juga sedikitnya 65 warga setempat di setiap harinya.  Mulai betonisasi, rehab Rumah Tidak Layak Huni (RLTH) sejumlah warga, jambanisasi dan rehab tempat ibadah (masjid).
Menurut Kades, kini ada sisi manfaat lain pasca TMMD, yakni meningkatnya semangat gotong royong di tengah-tengah masyarakat Desa Panggang, yang sebelumnya sudah memudar.
Di proyek fisik betonisasi jalan sepanjang 1.596 M, lebar 3 meter, dan dengan ketebalan 0,1 meter, banyak yang diapresiasi warga dan petinggi desa Panggang maupun Kecamatn Kemalang. Bukan berarti mengenyampingkan sasaran fisik lainnya, seperti rehap 10 Rumah Tidak Layak Huni di Desa Panggang sebanyak 10 KK dan jambanisasi.
Susanto, seorang warga Desa Panggang mengatakan, jalan kini sudah baik, otomatis transportasi warga untuk menjual hasil panenan kebunnya semakin mudah. ‘’Kini warga bisa menjual hasil kebunnya menggunakan sepeda motor. Sebaliknya para pedagang dari luar sekarang langsung bisa masuk untuk membeli hasil kebun warga,” katanya.
Senada dikatakan Mbah Tontro (67), warga Desa Panggang lainnya. Menurutnya, sebelum ada TMMD, karena kondisi jalan jelek warga harus memikul atau menggendong dagangan hasil buminya kalau ingin menjualnya di pasar kecamatan memotong jalur supaya dekat, " katanya.
Sementara Suyitno, juga warga desa Panggang merasa bangga dengan adanya kegiatan TMMD ini, apalagi sejak kediamannya direhab dengan tembok, dia bersama keluarga tidak lagi merasa kan kedinginan jika turun salju.
“Ssetelah rumah kami dibangun TNI dan warga melalui TMMD, dimana dinding sudah tembok, tidak lagi papan, kami tidak takut lagi jika sewaktu-waktu rurun salju dari puncak Merapi ,’’ katanya.
Jalur Evakuasi
Sementara Dandim 0723/Klaten, Letkol Inf. Bayu Jagat menyatakan, jika betonisasi jalan yang dikerjakan oleh TNI Kodim 0723/Klaten melalui program TMMD Reguler ke-96 tahun 2016, di jangka panjang fungsinya sangat vital, yakni menambah jalur evakuasi warga, apabila sewaktu-waktu gunung merapi meletus.
Dandim Bayu Jagat juga berpesan kepada warga hendaknya dapat merawat dan menjaga apa yang sudah dilaksanakan dan dibangun selama kegiatan TMMD berlangsung.
‘’Pesan kami, jaga dan rawatlah apa yang telah dihasilkan TMMD Kodim Klaten. Sehingga azas manfaat akan terus dirasakan waraga masyarakat,’’ pesan Dandim Bayu Jagat.
Diketahui, Desa Panggang termasuk salah satu desa yang masuk dalam zona daerah terdampak bencana Gunung Merapi. Seperti dikemukakan, Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Kemalang, Harjoko ST MT.
Dengan adanya jalan baru yang dikerjakan melalui program TMMD Kodim Klaten itu kelak akan mempermudah evakuasi warga yang ada di dukuh tersebut apabila sewaktu waktu terjadi erupsi GunungMerapi.
‘’Jalan yang sekarang sudah berbeton, lebar, dulunya hanya jalan setapak. Sekarang, pasca TMMD, kendaraan roda empat bisa langsung masuk ke dukuh yang paling dalam di Desa Panggang,’’ kata Harjoko. (widi)

0 komentar:

Posting Komentar