"Tahunini kami akan membuat jalan terobos atau jalan poros kedua karena pada saat kejadian erupsi Merapi tahun 2010 dan erupsi skala kecil pada tahun 2015, banyak warga kami salah lari. Hal ini karena hanya ada satu-satunya jalan poros dari wilayah paling dekat Gunung Merapi," ungkap Kepala Desa Panggang, Nandang Nuryanto, Selasa (03/05/2016).
Nandang mengaku jalan terobosan tersebut berfungsi untuk memecah pengungsi saat terjadi erupsi Merapi. Pasalnya, saat ini hanya ada satu jalan poros.
"Kami sangat tidak mengharapkan erupsi Merapi, tetapi kalau terjadi membawa berkah sekaligus mengancam warga. Namun Merapi tak pernah ingkarjanji. Kita selalu mengantisipasi," ujarnya. (k)
Nandang mengaku jalan terobosan tersebut berfungsi untuk memecah pengungsi saat terjadi erupsi Merapi. Pasalnya, saat ini hanya ada satu jalan poros.
"Kami sangat tidak mengharapkan erupsi Merapi, tetapi kalau terjadi membawa berkah sekaligus mengancam warga. Namun Merapi tak pernah ingkarjanji. Kita selalu mengantisipasi," ujarnya. (k)







0 komentar:
Posting Komentar