Senin, 09 Mei 2016

Kompak : Kemanunggalan TNI-RAKYAT Di Lokasi TMMD Nyata

KLATEN, ASTHAGATRA -Warga Lereng Gunung Merapi, menyambut antusias dengan keberadaan program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-96 Tahun 2016. Ratusan warga di Desa Panggang, Kecamatan Kemalang Kabupaten Klaten khususnya, ikut mendukung program tersebut dengan bantuan tenaga.Selain pengecoran jalan jalur evakuasi, program TMMD juga mengerjakan sejumlah sasaran lainnya.

"Sasaran utama adalah pengecoran jalan atau betonisasi jalur evakuasi sepanjang 1.596 meter, sudah kita mulai sejak 3 Mei lalu.Sambutan masyarakat sangat antusias dan senang termasuk ibu-ibu juga ikut bergotong royong.Masyarakat memang sangat antusias membantu kami. Semoga sampai akhi bulan nanti bias selesai," ujar Komandan Kodim (Dandim) 0723/Klaten, Letkol Inf Bayu Jagat, Senin (9/5).

Bayu menjelaskan hingga hari Minggu tanggal 8 Mei 2016 atau hari ke 6, kegiatan TMMD reguler ke 96 tahun 2016 di Desa Panggang. Kecamatan Kemalang telah mengerjakan proyek -pokok betonisasi jalan, pembuatan jamban keluarga, rehab masjid serta pembuatan lapangan bola voli.



Bayu menegaskan, pihaknya fokus membangun jalur evakuasi sepanjang 1.596 meter. Jalur tersebut sangat mendesak untuk memperlancar proses evakuasi, jika sewaktu-waktu Merapi mengalami erupsi.
"Kami terus kebut betonisasi untuk jalur evakuasi sepanjang 1.596 meter, lebar 3 meter dengan tebal 0,1 meter. Saat ini memasuki hari kelima sudah mencapai 200 meter," katanya.

Selain pengecoran jalan sebagai sasaran utama, sasaran fisik lainnya juga mulai dierjakan antara lain jambanisasi, rehab masjid, rumah tidak layak huni (RTLH). Sedangkan sasaran non fisik berupa penyuluhan kesehatan, hukum, wawasan kebangsaan, kamtibmas dan bahaya narkoba.

"Kami sangat senang ada program seperti ini dari bapa-bapak tentara.Penduduk disini banyak yang belum punya jamban, jadi kalau buang kotoran harus ke sungai.Sarana olah raga juga kurang.Jalannya juga banyak yang rusak parah, terimakasih kepada pak Tentara," ucap Sumanto warga setempat.(dedik)

0 komentar:

Posting Komentar