KLATEN, ASTHAGATRA – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) tahun 2016 memfokuskan pada perbaikan jalur evakuasi pengungsi Gunung Merapi.
Dandim 0723/ Klaten Letkol Inf, Bayu Jagat mengatakan TMMD merupakan bagian dari program operasi bakti TNI yang dilaksanakan oleh satuan TNI dengan mempertimbangkan kemampuan satuan komando kewilayahan.
“Pemberdayaan wilayah teritorial dilaksanakanoleh TNI -AD pada dasarnya untuk mewujudkan ruang juang, alat juang, dan kondisi juang serta kemanunggalan TNI dan rakyat,” katanya, Senin (2/5).
Menurutnya kegiatan TMMD secara umum melibatkan seluruh komponen bangsa dengan mengedepankan kesejahteraan masyarakat. Desa Panggang, Kecamatan Kemalang merupakan Desa yang rawan bencana alam erupsi Gunung Merapi.
Untuk itu membutuhkan jalur vakuasi penduduk Desa Balerante, Desa Panggang menuju ke jalan besar Kecamatan Kemalang. Struktur jalan Desa Panggang yang menjadi sasaran TMMD selama ini menurut Dandim masih kondisi jalan tanah sehingga perlu dilakukan betonisasi untuk memudahkan mobilitas masyarakat pedesaan serta memperlancar perekonomian masyarakat sekitar.
Jalan yang menjadi sasaran rehab betonisasi dengan panjang 1.596 meter dan lebar tiga meter. Pasukan yang dilibatkan dari Kodim, Polres, Pemkab, Yon Kav-2 Tank, Yonif 408/ SBH, TNI AU, Zon Zipur dan masyarakat sebanyak 120 orang.
Sasaran fisik selain jalan akan menyasar rehap rumah tidak layak huni sebanyak 10 unit, jambanisasi rumah tujuh unit dan perbaikan masjid. Sasaran nonfisik ada 11 kegiatan mulai
materi wawasan kebangsaan sampai penanggulangan bencana. .enurut Camat Kemalang, Pri Harsanto dilaksanakan sejak Senin (11/4).






0 komentar:
Posting Komentar